Bagi sebagian orang, pelajaran bahasa Inggris nyaris sama horornya
dengan matematika. Padahal bahasa ini adalah bahasa pengantar nomor satu
dunia. Lalu bagaimana untuk mereka yang tidak menggeluti bidang bahasa
tetapi paham betul kalau bahasa Inggris penting dan bisa menunjang karir
mereka.Bahasa Inggris itu penting karena sudah menjadi Bahasa Internasional. Kita wajib bisa mempelajari bahasa tersebut paling tidak memahaminya.
Cara sederhana mempelajari Bahasa Inggris
Coba kita ambil satu contoh penggunaan bentuk waktu dalam Bahasa
Inggris, atau biasa disebut Tenses.Katakan saja tadi malam anda menonton
bioskop dengan teman-teman anda dan hari ini dikantor atau dikampus
anda ingin menceritakan kembali betapa bagusnya film tersebut ke
teman-teman yang lain. Kalau anda menceritakannya dalam Bahasa Indonesia
tentu itu tidak akan terlalu sulit, keterangan-keterangan waktu seperti
semalam atau tadi malam sudah cukup menerangkan kalau kejadian-kejadian
tersebut sudah terjadi di waktu lampau.
Masalahnya adalah salah satu atau beberapa teman anda itu orang asing
dan dia belum bisa berbahasa Indonesia. Disini anda ditantang untuk
menceritakan kembali film tersebut dalam Bahasa Inggris. Sejatinya, anda
tidak harus menceritakannya dalam Bahasa Inggris yang baik dan benar,
tetapi paling tidak si pendengar asing tersebut tahu kalau kejadiannya
sudah lampau. Lalu bagaimana caranya?
* Kalimat Positif
Semua orang tahu konsepsi dasar penggunaan bentuk waktu lampau dalam
bahasa Inggris, bahwa bentuk waktu ini digunakan untuk menjelaskan
kejadian atau peristiwa yang berlangsung pada masa lampau. Atau dengan
kata lain pada satu waktu tertentu di masa lalu, hal yang dibicarakan
terjadi. Hal tersebut mulai dan berakhir di waktu lampau. Bahkan satu
detik yang lalu merupakan waktu lampau.
Dalam bahasa Inggris salah satu penentu utama sebuah kalimat dalam
bentuk lampau akan terlihat dari kata kerjanya atau Verb. Kata kerja
tersebut harus dalam bentuk kata kerja II, verb II. Penentu lainnya
adalah penggunaan keterangan waktu yang menunjukkan hal tersebut terjadi
di waktu lampau, seperti yesterday, yesterday morning, yesterday
afternoon, last week, last year, last month, last spring, last winter, a
few minutes ago, two years ago, five minutes ago, three days ago, one
year ago, dan lain-lain.
Lalu bagaimana dengan struktur kalimatnya? Untuk kalimat positif, strukturnya adalah:
Subject + Verb II + Object
Setelah Object bisa ditambahkan keterangan waktu untuk melengkapi, seperti contoh:
I watched movie last night.
Dari contoh diatas bisa dilihat I sebagai Subject, watched sebagai Verb
II, movie sebagai Object dan last night sebagai keterangan waktu atau
Adverb of time.
Contoh lainnya adalah:
I was sad last night.
Dari contoh diatas tidak ada kata kerja II kita temukan. Dalam kalimat
seperti ini, jika tidak menggunakan kata kerja, kita menggunakan was
atau were, bagaimana was digunakan dan bagaimana were digunakan
tergantung pada Subjectnya. Was digunakan apabila subjektnya I, He, She
dan It. Sedangkan were digunakan apabila subjetnya You, We dan They,
seperti contoh-contoh berikut:
They were there last Tuesday.
She was late last Tuesday.
* Kalimat Negatif
Kemudian bagaimana kalau anda ingin mengatakan hal atau sesuatu yang bersifat negatif? Coba lihat contoh-contoh berikut:
He didn’t go to the movie last night.
I didn’t sleep well last night.
Dari kedua contoh diatas kita dapati penggunaan kata kerja tidak seperti
yang dijelaskan sebelumnya, bahwa untuk menjelaskan waktu lampau kata
kerjanya harus dalam bentuk II, tetapi yang ada pada kalimat diatas kata
kerja go tidak berubah menjadi went dan kata kerja sleep tidak berubah
menjadi slept.
Hal ini dikarenakan untuk menjelaskan kalimat negatif dalam waktu lampau
sudah digunakan did + not, maka kata kerjanya tetap dalam bentuk I,
Verb I. Maka struktur kalimatnya sebagai berikut:
Subject + didn’t + Verb I + Object
Contoh-contoh lainnya seperti:
They didn’t come yesterday.
We didn’t see action movie last night.
Lalu bagaimana dengan kalimat-kalimat yang tidak menggunakan kata kerja? Misalkan, seperti contoh yang sudah ada diatas:
I was sad last night.
They were there last Tuesday.
Kedua kalimat tersebut dalam bentuk positif, untuk merubahnya menjadi
negatif kita hanya perlu menambahkan not setelah was atau were:
I wasn’t sad last night.
They weren’t there last Tuesday.
Penggunaan was + not biasa disingkat menjadi wasn’t, sama halnya untuk
were + not menjadi weren’t. Dengan demikian, struktur untuk kalimat
negatif yang tidak menggunakan kata kerja sebagai berikut:
Subject + was not / were not + …
* Kalimat Tanya
Kemudian bagaimana untuk kalimat tanya? Contohnya:
Did you see Alex yesterday?
Contoh diatas merupakan kalimat negatif yang sederhana, dengan struktur bisa dituliskan:
Did + Subject + Verb I + Object
Bentuk kalimat diatas akan membutuhkan jawaban Ya atau Tidak, seperti contoh-contoh berikut:
Did he go to the bus station?
Did Harry work late last night?
Kemudian ada bentuk kalimat yang membutuhkan jawaban informasi akan sesuatu hal, seperti:
What did you do last night?
Where did you watch the movie?
Kedua kalimat tanya diatas membutuhkan jawaban yang menjelaskan sesuatu
hal kepada penanyanya, hal ini ditunjukkan dengan penggunaan kata tanya
atau wh-question / question word, seperti: What, Where, When, Why, Who
dan How, yang kemudian diikuti dengan did:
What/Where/When/Why/Who/How + did + Subject + Verb I + Object
Contoh lainnya:
Who did you drive home?
When did she arrive?
How much money did you spend last night?
Lalu bagaimana jika tidak menggunakan did melainkan kata tanya saja?
Jawabannya adalah kata kerjanya berubah menjadi bentuk II, verb II,
seperti contoh:
Who told you that?
What woke you up last night?
Who cried last night?
Ketiga kalimat diatas tidak ada yang menggunakan did, maka kata kerja
mereka dalam bentuk II; tell berubah menjadi told, wake berubah menjadi
woke dan cry berubah menjadi cried. Strukturnya sebagai berikut:
What/Where/When/Why/Who/How + Verb II + …
Bentuk kalimat berikutnya adalah dengan menggunakan was atau were, contohnya:
Was I there yesterday?
Was he busy last night?
Kalimat-kalimat diatas tidak terdapat kata kerja didalamnya, maka was atau were digunakan. Maka strukturnya:
Was / Were + Subject + …
Bagian terakhir dari bentuk kalimat masa lampau ini adalah penggunaan
was atau were bersama-sama dengan kata tanya, strukturnya sebagai
berikut:
What/Where/When/Why/Who/How + was / were + Subject + …
Contohnya:
Where were you last night?
Who was in the park?
* Kata Kerja Beraturan vs. Kata Kerja Tidak Beraturan
Kata kerja beraturan atau biasa disebut Regular Verb adalah kata kerja
dalam bahasa Inggris yang pembentukkan lampaunya tinggal ditambahkan
akhiran –ed, seperti: help menjadi helped, play menjadi played, erase
menjadi erased dan lain-lain.
Sedangkan kata kerja tidak beraturan atau Irregular Verb adalah kata
kerja dalam bahasa Inggris yang pembentukkan lampaunya tidak bisa
ditambahkan akhiran –ed, melainkan kata tersebut berubah, seperti:
come menjadi came, eat menjadi ate, sit menjadi sat dan lain-lain.
Diharapkan sekarang anda mau mencoba menceritakan betapa bagusnya film
tadi malam dalam bahasa Inggris, tidak perlu dengan bahasa Inggris yang
sempurna, tetapi setidaknya pendengar anda mengerti kalau cerita
tersebut sudah lewat, maka anda sudah menerapkan Simple Past Tense dalam
percakapan anda, salah satu tata bahasa, Grammar, dalam bahasa Inggris.
No comments:
Post a Comment